Find Me on Social Media

Cotton Candy

Friday, 3 November 2017


Welcome November!

It’s less than 60 days till the end of 2017. How time flies so fast ya, jadi gimana resolusi-resolusi yang udah dibikin taun kemaren? Udah berapa persen yang direalisasikan? *ngomong sama diri sendiri*

Tahun lalu gue bikin resolusi yang nggak banyak muluk sih karena gue tau nggak akan semua ke-accomplish. Tapi sebagai manusia ya nggak boleh lah kita hidup tanpa tujuan, tanpa hal yang dicita-citakan, ya kan? Resolusi itu sebenernya lebih ke visi misi hidup dalam jangka waktu pendek sih, untuk periode waktu 1 tahun aja. Dalam setahun ke depan itu apa aja rencana hidup lu, bagaimana cara-cara yang harus dilakukan supaya bisa tercapai. Set your targets and make a plan.

Baca juga ya : Adios 2016!

Gue sendiri resolusi tahun ini banyak yang belum terlaksana huhuhu, sedih sih pasti. Tapi ternyata semua kembali ke pilihan juga sih, buat gue nggak masalah kok gue nggak achieve 100% terhadap resolusi itu toh gue masih tetep happy dan at least, ternyata kalo di kilas balik sama tahun lalu, tahun ini much much better. Or at least, gue nggak se-down saat bikin resolusi itu dan lebih bersemangat menjalani hari-hari gue di 2017 ini, God is so good πŸ˜ŠπŸ’›

Sebenernya yang belum accomplish juga nggak penting-penting amat kok ahahaha, cuma tinggal dye hair yang full blonde, dental service sama liburan akhir tahun. Kalo mau kepala batu bisa aja diwujudkan semua dalam 60 hari ini sebelum 2017 abis. Hahaha.

Tapi dari semua resolusi yang paling penting adalah: mencari kesibukan, ternyata impact terbesar dalam mengembalikan diri gue seutuhnya. Which is : working mother is suit me better πŸ˜„πŸ˜„

Dan makin ke sini gue makin menyadari bahwa jadi ibu rumah tangga itu passion loh. Ada aja orang yang emang nggak betah kerja kantoran atau kerja yang meeting sana sini, lebih suitable kalo di rumah ngurus anak dan rumah aja. Tapi kalo buat gue sih, really that never been my passion. 

Gue lebih suka hal-hal yang hectic dan challenging, segimana sibuk dan rempong nya kerjaan, segimana capek dan lelah jiwa raga tetep nggak bikin gue hilang arah. Capek pulang kerja asal udah ketemu Beey dan Leon, udah bobo dan istirahat cukup, besok balik ke kantor udah refresh lagi. Kalo di rumah doang itu gue merasa nggak bisa escape, ya mentok aja di rumah doang. Kalo bosen bisa ngemol sih, tapi udah di mall mau belanja juga kudu ngerem karena nggak punya uang sendiri kan, minta suami mah bisa aja dan pasti di kasih kok tapi kemudian gue sedih dan regretful karena merasa uang itu bukan hak gue.

Ya mungkin karena udah terbiasa banget aku anaknya mandiri, lol. Udah terbiasa banget kerja dan cari duit sendiri, nggak bergantung sama orang lain. Udah terbiasa juga sama schedule yang padet sehari-hari. Dan lingkungan pekerjaan yang selalu menantang dan penuh lika liku jadi trigger tersendiri buat gue, buat selalu berusaha menjadi lebih baik. Somehow hal-hal kaya gitu nggak bisa gue dapatkan kalo gue di rumah doang, yang ada gue frustrated dan nggak happy. Bawaannya bad mood tiap hari *sigh*

Because a happy mother is a happy family, she will bring out the good ambience and spread much loves when in such a good mood. CMIIW

Menjelang akhir tahun 2017 ini rasanya masih banyak hal yang bikin amazed. Dan kalo bisa gue simpulkan dalam satu kata, 2017 is cotton candy

Rasanya sweet dan soft buat gue, sulit buat dijelasin secara rinci sih tapi intinya 2017 ini lumayan lah bikin gue senyum-senyum dan kalo pun ada tantangan pun yang bukan tantangan tanpa penyelesaian. Semua hal yang berbentrokan dengan prinsip hidup masih bisa ditoleransi, imho.

Ini bicara personal life ya, di luar embel-embel situasi dan kondisi politik, ekonomi dan sosial.

Karena untuk sekali waktu kita juga harus bisa mensyukuri hal-hal kecil dimulai dari diri kita sendiri. Betapa bahagianya kalo semua orang bisa lebih banyak bersyukur dan lebih open minded. Ambience bahagianya pasti akan kentara kan 😊

2017 been so sweet because in this year I finally found my passion. Things I love to do, nomor satunya adalah keepin’ up the title working mom on myself dan nomor duanya adalah blog ini. Dua hal ini sama-sama sejalan dengan kemauan dan kemampuan gue, dan lumayan bikin gue berharap banyak di masa-masa mendatang. 

Selain itu di tahun ini juga Beey got promoted even though at a different company, but still it such an achievement ya kan. Puji Tuhan juga segala hal yang terjadi di keluarga kecil gue ini smooth banget, punya suami dan anak yang sehat, happy dan baik hatinya. I guess, hal-hal yang kaya gini simple banget tapi bikin gue nggak pernah bisa berenti dan nggak habis-habisnya untuk bersyukur πŸ™πŸ™

And like a cotton candy, it so fluffy and soft. Semua progress yang baik berjalan step by step nggak yang berubah langsung secara drastis gitu, maka nggak bikin kagetan juga. Kayanya semua hal yang terjadi di tahun ini semua berjalan smooth dan slowly but sure gitu loh. Tadinya karena impact dari perpindahan kerja si Beey kita udah rencana mau moving out from Jakarta, apalagi tau lah ya situasi lagi nggak karuan banget pasca Pilkada lalu. Dan ini kalo terealisasi kan berarti pola hidup kita berubah drastis banget, secara pindahan dadakan, udah gitu gue yang mesti bolak balik Jakarta – Serpong, buseett.

But thankfully, this plan, after a very deep thought and rough discussions, kita berdua sepakat untuk menunda kepindahan. Jadi ya udah kita bertahan dulu setahun minimal, sambil pelan-pelan prepare kalo emang mesti pindah ya nggak kaget banget gitu jadinya. 

And for once in the lifetime (probably), gue dan Beey sama-sama assessment di bulan yang sama dong. Rare banget kan. Assessment ini untuk pengangkatan kita menjadi permanent employee aja kok, tapi barengan banget sama-sama di November. Maka nanti akan dirayain kecil-kecilan perhaps, if both of us are lucky enough to pass this assessment. 

And again, patut disyukuri kalo kita berdua sama-sama pass this time. Karena di umur yang sama-sama muda gini gue dan Beey punya karir yang lumayan. I mean, nggak semua orang di usia 28 tahun udah asst. manager kan. And yes, I am so proud of him.

Menjelang akhir tahun gini, gue udah mulai grasa grusu deh pengen mulai nyusun rencana di tahun depan. Tapi berhubung assessment gue tinggal 4 hari lagi, jadi gue mau fokus ke situ dulu sih. Next post bakal gue detail-in gimana proses assessment gue karena ini bakal jadi jurnal pribadi, supaya gue nggak lupa momen berdarah-darahnya ini, lol.

Wish me ton of lucks!

-x o x o

Post Comment
Post a Comment

Auto Post Signature

Auto Post  Signature
Back to Top