Find Me on Social Media

Leon Skincare that Helps Reduce His Eczema

Thursday, 7 December 2017


Baru sempet banget mau bikin review skincare yang dipakai Leon selama ini, padahal ini udah banyak banget yang nanyain di forum, chat bahkan ke IG gue beberapa kali. Bukan karena nggak mau sharing tapi masalahnya emang skincare yang dipake selama ini nggak terlalu banyak sih. Sejak mulai elimination food saat ASIX, gue mulai mengurangi penggunaan skincare macem lotion atau cream gitu-gituan. Pure cuma pake minyak zaitun (EVOO) merk Rafael Salgado. Ini pun gunanya untuk mempertahankan supaya kulitnya lembab jangan sampe kering, kalo udah mulai kering akan gatel-gatel dan sekalinya digaruk bisa mulai bersisik dan ngelupas gitu kulitnya Leon.

Nah kali ini gue mau coba bikin review singkat apa aja skincare yang pernah gue trial and error, kebanyakan sih emang skincare rekomendasi dokter kulitnya ya jadi gue juga nggak sembarangan banget asal cob asana sini. Sebaiknya kalian pun kalo mau coba-coba konsul singkat aja sama dokter kulit atau sama dokter anak juga gapapa.


NOROID

Ini krim pertama kali yang diresepin sama dokter anak Leon, waktu itu kulitnya lagi parah banget karena belum mulai pantang makan. Jadi segala alergen kepapar langsung lewat ASI ke tubuh Leon. Sempet sedih dan bingung karena Leon sampe nggak bisa tidur beberapa hari.

Dia gatel banget badannya tapi belum bisa garuk, jadi kalo digendong pundak mukanya digosok-gosokin ke pundak kita. Kalo dikasih Noroid ini bener-bener magical sih, semua bagian gatelnya abis diolesin langsung ilang merah-merahnya.

Sempet beberapa minggu pake ini sampe akhirnya nggak dilanjutin karena makin lama efek ajaibnya itu nggak pengaruh lagi. Jadi setelah beberapa minggu kumat lagi gatel dan merah-merahnya.
Untuk Noroid product ciptaan SOHO Global Health ini ada 3 tipe: Lotion, Cream dan Derma Rash Cream. Berhubung waktu itu yang gue pake yang tipe Lotion jadi gue cuma bisa review yang lotion aja ya.

image source: google


Ingredients :
Aqua, glycerin, butylene glycol, myristoyl/palmitoyl oxostearamide/arahamide MEA, PEG-15 glyceryl stearate, vitis vinifera seed oil, glyceryl stearate, cetearyl alcohol, sodium lactate, PEG-10 glyceryl stearate, squalene, macadamia ternifolia seed oil, dimethicone, portulaca oleracea extract, sunflower oil decyl esters, tocopheryl acetate, hydrogenated olive oil decyl esters, hydrogenated olive oil, biosaccharide gum-1, glycine soja sterol, panthenol, anthemis nobilis flower extract, methylparaben, propylparaben, calcium lactate, allantoin, glycyrrhiza glabra root extract, sodium acrylate/sodium acryloyl dimethyltaurate copolymer, polydecene, laureth-8, sorbitan oleate, xanthan gum, stearic acid, BHT, Fragrance, camphor. (source: http://www.apotikantar.com/noroid_soothing_lotion_200_ml)

How to use:
Digunakan sebagai obat luar dan dapat digunakan di seluruh tubuh termasuk wajah. Gunakan setelah mandi/setelah wajah dibersihkan dan setelah perawatan UV. Gunakan secukupnya pada bagian wajah dan atau seluruh tubuh. Noroid lotion dapat digunakan sesuai kebutuhan sehari-hari.

Where to buy & how much :
Noroid ini gampang dicarinya, bisa beli di drugstore seperti Guardian, Century atau Watson. Range harganya IDR 150k – 165k

My personal review :
Like I said before, pertama kali dipakaikan ke Leon langsung meredam merah-merahnya. Sayang nggak sempet di foto-foto sih ya dulu. Tapi selang dua minggu, muncul lagi kemerahannya (FYI, ini sebelum mulai pantang makanan ya). Setelah gue nya pantang makan, Leon udah berkurang jauh eczema nya sehingga cuma di maintain aja supaya kulitnya nggak kering.


ATOPICLAIR

Waktu Noroid kehabisan dan sempet langka di pasaran, udah kelilingan drugstore nggak nemu-nemu lah pokoknya. Sedangkan tahun 2015 itu saat Leon lagi eczema parah-parahnya kan belum menjamur juga marketplace atau e-commerce gitu. Jadi bener-bener cuma ngandelin drugstore dan apotik doang buat nyari lotion-lotion ginian. Akhirnya nanya sama dokter kulit kala itu, disarankan Atopiclair ini. Setelah dapet resep langsung kita cus tebus ke apotik. Again, ini kejadiannya udah mulai pantang makanan tetapi belum maksimal banget, jadi si Leon masih sering kumat gatel-gatelnya.

image source: google

Ingredients :
Aqua, ethylhexylpalmitate, butyrospermum parkii , pentylene glycol, arachidyl alcohol, behenyl a lcohol, arachidyl glucoside, glyceryl stearate, PEG-100 stearate, butylene glycol, glycyrrhetinic acid, capryloyl glicine, bisabolol, tocopherly acetate, carbomer, ethylhexylglycerin, piroctone olamine, sodium hydroxide, allantoin, DMDM hydantoin, vitis vinifera, sodium hyaluronate, disodium EDTA, ascorbyl tetraisopalmitate, propyl gallate, telmesteine. (source: http://asibayi.com/arsip/atopiclair-cream-krim-non-steroid-untuk-bayi-eczema/)         

How to use:
Dokter spesialis anak sering merekomendasikan ATOPICLAIR Cream Non Steroid Untuk Bayi Eczema dan Alergi. Produk ini bekerja cepat dan memiliki tingkat keberhasilan yang cukup tinggi (78%).

Atopiclair bekerja dengan mengurangi merah-merah pada kulit bayi sekaligus mengurangi rasa gatal sehingga bayi bisa lebih tenang (tidak menggaruk-garuk) yang bisa menyebaban lecet luka hingga infeksi. Oleskan setelah mandi dan saat bayi tidur. Simpan krim di suhu yang sejuk. Oleskan tipis-tipis. Hindari sebisa mungkin untuk kontak langsung pada mata.

Where to buy & how much :
Atopiclair ini back then (tahun 2015) masih susah nyarinya cuma ada di Apotik tertentu aja, tapi sekarang kayanya di Shopee dan Tokopedia udah banyak sih, harganya IDR 180k – 200k

My personal review :
Secara tekstur sebenernya mirip-mirip banget sama Noroid, tapiiiiii ternyata saat pake ini di kulit Leon nggak cocok sama sekali. Jadi malah memicu eczema nya semakin parah. Nggak ngerti kenapa, atau pas lagi kebeneran saat itu salah makan juga, atau pas lagi kepapar allergen lainnya. Akhirnya cuma sempet pake tiga atau empat kali dan nggak dilanjutin lagi.


The Home Apothecary – Zinc & Lemongrass Balm

Naini. Produk yang jauh di sana. Awal mulanya nemu link mereka di facebook tentang bahaya penggunaan skincare eczema yang mengandung steroid. Bukannya makin baik malah makin memerah dan mengelupas gitu kulit anaknya, akhirnya si mama papa nya inisiatif untuk mempelajari bahan-bahan natural yang aman untuk eczema salah satunya adalah sereh atau bahasa kerennya: lemongrass.

Buat yang penasaran baca-baca cerita kasus eczema dan steroid lainnya silakan cek di sini: The Home Apothecary

Blog cerita tentang Isaiah Quinn bisa juga baca di blog mereka: Isaiah Quinn

Karena gue anaknya suka coba-coba, ya emang walaupun buat anak katanya nggak boleh sembarangan dan harus yang terbaik kan. Tapi gimana bisa tau kalo itu terbaik kalo belom di uji coba? Maka, walaupun itu product asalnya di negeri Paman Sam (baca: US) pun gue tetep usahakan pesen. Mereka punya store di etsy.com, silakan kalo penasaran pengen coba juga: https://www.etsy.com/shop/TheHomeApothecary

Secara harga sih masih masuk akal ya kisaran USD 28-35 tapi berhubung jauh, jadi mahal sama ongkos kirimnya. Waktu itu gue pesen ongkosnya lebih mahal bok daripada lotion nya sendiri.



My personal review :
Di atas udah jelas kan ingredients so pasti bahan natural semua, untuk dimana beli dan harga juga udah dibahas di atas ya. Jadi langsung ke personal review aja which is, teksturnya sih macem lotion agak creamy gitu. Dan wanginya sangat refreshing banget, wangi khas lemongrass. Pemakaiannya mesti di mixed up dulu zinc balm sama lemongrass balmnya tersebut. Iya kalo di sana lotion ginian disebutnya balm, karena emang dia creamy dan agak lengket. Beda deh nggak kaya lotion yang encer-encer gitu. So far, di kulit Leon sih bikin adem dan meredam gatel-gatelnya. Tapi berhubung belinya jauh dan pricey, dan pada akhirnya udah menemukan senjata ampuh untuk eczema Leon, balm ini banyakan ngendep di kulkasnya dan nggak terlalu sering dipake. Sekarang udah dibuang sih kayanya, udah lama banget hampir dua tahun.


RAFAEL SALGADO – EVOO

Ini minyak zaitun andalan banget. Sejak stop Noroid dan mulai pantang makan ketat, si Leon kulit udah mulusssss langsung mulai pake ini doang. Gunanya simply untuk melembabkan kulitnya Leon karena kunci utama eczema itu adalah NGGAK BOLEH SAMPE KERING. Jadi di semua area eczema nya diolesin ini termasuk di area diaper supaya kulitnya nggak kena rash. Ini minyak zaitun paling cocok di antara yang lain, tapi ya tetep kalo gue salah makan terus dia kumat eczema nya kasih noroid dulu. Jadi pengguanaan EVOO ini lebih untuk ke sehari-hari.




Where to buy & how much :
Gampang ini carinya di drugstore ada, di supermarket juga ada. Atau beli di marketplace juga ada lebih murah-murah. Terakhir gue beli di Tokopedia ukuran 500 ml cuma IDR 60k.

My personal review :
MY SAVIOOOR! Hahaha
Karena bisa dipake sehari-hari tanpa khawatir kulit Leon kepapar zat-zat kimia, I mean, Noroid aja masih banyak banget kandungan kimianya kan meski bebas paraben dan steroid pun. Lebih tenang aja kalo pake minyak zaitun murni gini dan bener-bener ampuh 100% melembabkan kulit. Gue pakaikan ke Leon hampir setiap saat, habis mandi atau bangun tidur, kalo lagi gatel-gatel kena nyamuk juga gue balurin minyak zaitun aja.

Beneran kan dikit banget skincare yang pernah dipake Leon, lol. Karena sejak ketemu si minyak zaitun itu gue nggak ada niatan juga nyoba-nyoba produk lain. Nyoba zaitun merk lain sih iya, tapi kayanya Rafael Salgado ini paling less oily tanpa mengurangi keefektifan oil itu sendiri (apa sih ini). Ya pokoke gitu lah ya. Hahahaha ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚

Perkembangan kulitnya Leon silakan dilihat sendiri ya di bawah ini. Sekarang usia 30 bulan, udah nggak spot-spot rawan eczema kaya dulu bayi. Cuma kalo salah makan aja (telor dan kacang tanah) langsung muncul merah-merah, gatel dan bahkan sampe bengkak juga. Penggunaan obat pengurang gatal seperti antihistamin gitu juga udah jarang banget, karena emang makanan pemicu alergi gue stop dan jauhin total.








Bela-belain juga setiap hari sebelum berangkat kerja masak khusus untuk Leon sehingga makanan mama nya pasti jauh-jauh dari bahan pemicu eczemanya.

Anyway, buat para severe eczema survivor lainnya yang masih hopeless banget sama urusan kulit coba baca blog nya Marlissa Tenggara deh. Dia juga melakukan food elimination – dietary allergy untuk natural healing eczema dia, so cool. Ada list makanan apa-apa aja yang harusnya dihindari oleh para eczema survivor. Worth to read banget ❤

Kalo gue kan dulu emang pantang makanan ekstrim, dimulai dari stop produk kacang-kacangan, telur, all dairy products dan seafood serta semua produk turunannya termasuk roti, kecap, tahu tempe. Padahal sebenernya roti pun kalo diganti gandum gapapa, susu pun kalo diganti almond bisa. Jadi semua balik lagi aja gimana sama ketekadan dan keinginan hati masing-masing.

Keep fighting ya para mommy yang anaknya eczema! Time surely heals, keep believin’!
Keep fighting para ladies and men out there! Find your weak spot and keep believin’ that things will get better ๐Ÿ˜Š

See you next post!

- x o x o

3 comments on "Leon Skincare that Helps Reduce His Eczema"
  1. wah bisa jadi referensi buat ibu-ibu lainnya ya.. tapi gambar virgin oil itu yang buat masak bukan sih

    ReplyDelete
  2. Aih, cakep. Langsung saya bookmark biar gak lupa nama2nya, karena saya pas cari-cari juga nih.
    Makasih ya mbak, bener-bener tulisan kebutuhan nih

    ReplyDelete
  3. Anak2 saya termasuk yang sensitif soal kulit. Mereka ada alergi makanan tertentu gtu.
    Mau sharing jg ya, anak2 pernah saking gatel2nya pernah jadi bisul. Ternyata saya salah waktu mandiin pakai air biasa, kata dokter baiknya pakai suhu agak anget.
    Paling banter kalau dah muncul ruam2 saya kasi sabun lactacyd dan air mandinya saya ganti bersuhu hangat :D

    ReplyDelete

Auto Post Signature

Auto Post  Signature
Back to Top