Find Me on Social Media

Barang Koleksi yang Tak Lekang oleh Waktu

Friday, 30 November 2018


Kalo ditanya soal hobi, kalian jawabnya apa gengs?

Hobi itu sendiri kalo kata si KBBI adalah kegiatan "menyenangkan" yang dilakukan di kala sedang senggang dengan tujuan relaksasi dan menenangkan diri. 

hobi/ho·bi/
 kegemaran; kesenangan istimewa pada waktu senggang, bukan pekerjaan utama: bukan sebagai mata pencahariannya

Bicara soal barang koleksi, tentu harus bicara dulu soal hobi. Kamu hobinya masak, cenderung barang koleksimu kebanyakan ya peralatan masak. Atau kalo kamu hobi membaca, tak lain barang koleksimu pasti nggak jauh-jauh dari buku dan majalah. 

Koleksi pribadi gue kebanyakan adalah buku komik. Tapi, HANYA buku komik yang gue suka banget seperti Detective Conan dan Hai Miiko!

Kenapa gue bilang HANYA, soalnya gue nggak bener-bener menggilai buku-buku komik ya. Pun kalo baca buku komik dengan judul yang lain, gue biasanya memilih pinjam ke rentalan buku atau nyari temen yang punya. Kebetulan, gue punya seorang sahabat yang seorang COLLECTOR. Dimana total buku komik yang dia punya as of now is around 5,000 comic books

Jangan tanya ya koleksi judulnya apaan aja karena gue sendiri suka pusing dan bingung nyari buku komik yang mau gue pinjam. πŸ˜…πŸ˜…

As for my husband, si Beey termasuk fanatik kolektor juga. Tapi koleksi dia itu mainan Star Wars dan Marvel Edition. Satu gudang di rumah udah full sama mainan dia semua. Mulai dari mainan jenis lego, action figure, funko pop sampe semua model lightsaber dan topeng-topengnya. 


Ada tiga alasan utama mengapa seseorang rela mengorbankan waktu, energi dan uang demi menambah barang koleksi, menurut Petrulis, kolektor autograph asal St. Mary's University, Winona, Minnesota.

πŸŽ€THE THRILL OF THE CHASE 

Sama lah perasaanya kaya lagi PDKT sama seseorang. Ngikutin jadwal kesehariannya supaya tau kapan sih dia pulang kantor/kuliah, terus rela antar jemput kemana-mana demi bisa mengobrol sama dia. Kemudian saat menyatakan cinta eh cinta kita berbalas, ada ciprat-cipratan kebahagiaan gitu ya kan.

Cipratan perasaan bahagia dan kepuasan batin bahwa semua keseruan dan pengorbanan selama PDKT itu akhirnya berbuah manis.

Sama juga bagi seorang kolektor, ketika ada suatu benda yang mengusik minat dan kesenagannya diumumkan akan launch. Sampe semua toko kita putari demi membeli benda langka tersebut. Selalu kehabisan dan nggak pas waktunya. Begitu ketemu toko yang menjualnya, eh lagi tanggal tua dan belum gajian. Atau pas lagi ada duitnya, keliling dari satu toko hingga toko ke sekian ratus barangnya sold out.πŸ˜†

πŸŽ€ THE COLLECTING ASPECTS

Setiap kali semua benda koleksi tersebut berhasil kebeli, pulang dengan bahagia dan perasaan berbunga-bunga. Langsung dioprek dan dirakit, atau dibungkus dengan ciamik. Kemudian disusun dan dijembrengin dengan seri berbeda yang dibeli sebelumnya. Muka sumringah dan hasrat seperti terpuaskan ya.

Kalo gue, setiap keluar komik seri terbaru ya langsung buru-buru dibaca sampai habis. Kemudian dijejerin sama seri-seri sebelumnya. Ada perasaan happy karena bisa mengikuti seriannya tanpa terputus. Juga harap-harap cemas kapan ya seri lanjutannya muncul.

Sama juga si Beey, yang setiap kali mampir ke Toys Fair. Berharap hunting kali ini menemukan benda langka yang bisa menambah koleksinya. Begitu kesampaian dan dibawa pulang, dijejerin sama "temen-temen" -nya. Jadi terbersit lagi keinginan untuk mencari karakter atau model terbarunya.

The perks of collecting things is marvelous. Bisa memberi sensasi kebahagiaan yang berbeda gitu loh. Can you get?



πŸŽ€ FEELING CONNECTED

Seperti halnya komik Conan karya Aoyama Gosho atau Hai Miiko karya Eriko Ono. Dengan melengkapi koleksi dan mengikuti karyanya tanpa terputus, gue berasa mengenal dekat dan "connected" gitu sama para penulisnya.

Dengan membeli buku aslinya terutama ya, karena kan bisa aja kalo gue emang cuma mau baca bukunya tinggal cari versi online aja. Tapi dengan membeli komiknya dan menambah koleksi, secara nggak langsung kita memberikan apresiasi bagi para penulis, editor dan penerbit.

Sama pula dengan koleksi mainan si Beey, dimana yang selama ini dia cuma bisa melihat secara visual dari tokoh di film. Dengan membeli mainannya, jadi lebih mengenal dekat sosok karakternya. 



Selama hasrat untuk membeli benda koleksi kesayangan masih dalam tahap normal atau impulsif, tentu nggak masalah. Yang penting hobi koleksinya diimbangi dengan kondisi tempat penyimpanan memadai dan kemampuan membeli. Jangan sampe nggak punya duit karena lagi bokek, eh demi lego keluaran seri terbaru rela berhutang ke sana sini demi menambah koleksi. That's so wrong guys πŸ˜–

Bahaya juga kalo sampe hasrat koleksinya cenderung menjadi obsesi dan kompulsif. Secara ekonomi mampu membeli tapi bener-bener obsesif dalam mendapatkan benda koleksinya hingga melakukan blackmail ke kolektor yang lain atau hingga mempengaruhi kondisi psikis/kejiwaan.

Gue sendiri prinsipnya asal masih bisa kontrol dan membatasi diri, nggak masalah untuk menambah benda koleksi di rumah. Karena selain ada kebahagiaan tersendiri, benda-benda koleksi yang udah gue simpan dari 17 tahun lalu itu ada efek memorabilia. Ada kenangan tersendiri yang membekas di hati aseeeekkkk....

So guys, kalian punya benda koleksi apa aja di rumah? Share juga dong.... 😍😍
8 comments on "Barang Koleksi yang Tak Lekang oleh Waktu"
  1. Aduh yang disebutin dua-duanya emang komik terfavoritku sampe sekarang! Detective Conan udah ngumpulin dari nomor 1 sampai the latest-nya. Hai Miiko juga, sampe dibaca berulang-ulang. Dan meski udah berulang kali dibaca, aku tetep kesengsem dan salting sama tokoh Tappei! Hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha Tappei! Gemesin emang kalo dia malu2 kucing gara2 deket2 Miiko😍

      Delete
  2. Hai miiko! Aku juga suka banget sama komik ituuu... Pada kemana yahh komiknya *jadi bertanya2 sendiri*

    ReplyDelete
  3. Miiko salah satu inspirasi Bowgelku.. hahaha.. Dulu saya bikin bowgel setelah menerima kenyataan bahwa saya gak bisa menggambar realis dan kartun-kartun ala Jepang. Hahhahaa..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha bowgel...ya juga ya baru sadar jadinya ternyata karakter si ewa mirip2 miiko

      Delete
  4. Kalo sengaja mengoleksi barang tertentu yg sampe harus dibela-belain kayaknya aku nggak ada deh. Mentok buku doang hahaha tapi bener tuh, jangan demi koleksi malah mengorbankan uang yahh. Aku pun kalo naksir buku, nunggu sampe diskon atau kaloada promo di website ajalah. Pengen tapi pelit huahaha abisnya gimana kalo kemahalan kan. Be a smart collector ajah yaa.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betuuul..yg penting mawas diri dan bisa kontrol nafsu.. :)

      Delete

Auto Post Signature

Auto Post  Signature
Back to Top