Find Me on Social Media

Romantic Comedy Movies You Need To Watch

Friday, 30 November 2018


“We love films because they makes us feel something. They speak to our desires, which are never small. They allow us to escape and to dream and to gaze into the eyes that are impossibly beautiful and huge. They fill us with longing. But also. They tell us to remember; they remind us of life. Remember, they say, how much it hurts to have your heart broken.”
― Nina LaCour, Everything Leads to You

Tak terasa ya BPN 30 Day Challenge udah masuk hari ke sepuluh! Nggak nyangka bisa juga ternyata berkomitmen dan konsisten menulis. Meski pun untuk publish tulisan baru udah mulai kejar tayang nih, semoga masih bisa catch up hingga akhir challenge.

Kali ini topik yang mau gue bahas adalah rekomendasi film favorit dengan genre romantic comedy. Bagi cewek-cewek yang gampang kebawa suasana dan baper kalo nonton film romantis, udah lah pasti suka ya sama genre ini. Genre film yang gue suka sebenarnya: (1) Fiction, (2) Romatic Comedy dan (3) Sci-Fi.

Tapi kali ini mau menulis tentang film romantis aja deh. Semua ulasan singkat tentang film ini adalah murni opini pribadi ya. Jadi silakan aja kalo ada yang beda selera dan mau merekomendasikan versi kalian. Atau kalo yang ternyata suka film yang sama juga boleh kita diskusi ya. I love being interact with you gengs 😘




This is my favorite rom-com movie of all the time!!

Menceritakan kisah persahabatan Rosie (Lily Collins) dan Alex (Sam Claflin) sejak berumur lima tahun. Pergaulan di masa SMA membuat masa depan keduanya berubah total. Hubungan keduanya penuh lika-liku namun tetap masih saling bergantung dan memahami satu sama lain. 

Sama-sama menyadari perasaan masing-masing di waktu yang tidak tepat. Di balik setiap momen yang mereka jalani, setiap keputusan yang mereka ambil membuat keduanya semakin sulit bersatu.

Film ini merupakan adaptasi dari novel karya Cecilia Ahern dengan judul Where Rainbow Ends.




Kenapa film ini menjadi favorit gue? Soalnya ya beneran deh hubungan si Rosie dan Alex ini rumit banget. Dan gue suka banget spirit-nya Rosie untuk membesarkan putri semata wayangnya sendiri. Mengorbankan masa depannya untuk melanjutkan studi. Film ini agak berbentrokan sih dengan budaya ketimuran kita ya. But really guys, you need to try watch this. 




Film legendaris yang diperankan oleh Anne Hathaway ini sudah tak asing pastinya. Cerita tentang perjuangan Andy, seorang wanita muda yang tidak terlalu menyukai bidang fashion tetapi bekerja sebagai asisten pribadi Miranda Priestly di majalah fashion terkemuka.



Everyone who watch this, pasti tergila-gila sama gaya fashion dan make up Anne Hathaway yang super WOW di sini. Cantik banget wagilasehhhhhh! Udah lah dia tinggi semampai terus cantik banget, mau diapain aja nggak ada celanya.

Filmnya sendiri sarat makna meski nggak disampaikan secara eksplisit ya. Kita bener-bener mesti mikir, baru dapat tuh insight-nya. Nah, scene favorit gue di sini waktu si Andy berhasil mendapatkan softcopy Harry Potter buat si kembar. Dia berhasil one step ahead gitu.

Yang bikin lucu adalah gue nonton film ini dulu pas masih SMP dan nggak gitu paham dong ya makna film yang mau disampaikan. Pure, waktu itu nonton karena bagus dan fashion serta make up-nya keren-keren banget. Tapi seiring berjalannya waktu, sekarang udah dewasa gini dan udah berkecimpung di dunia profesional. Gue baru paham tuh insight dari film itu kalo gue relate dengan kehidupan gue sekarang, terutama di lingkungan pekerjaan sih.



Ini romantic movie dari negeri ginseng alias Korea Selatan. Ceritanya ada fiksinya juga sih tapi overall, jalan ceritanya sangat bagus dan sedih. Beneran pas nonton ini gue mewek mulu sepanjang film. 😒

Ceritanya tentang Woo Jin (So Ji Sub) dan anak laki-lakinya, Ji Ho yang masih berumur 5 tahun yang ditinggal mati istrinya. Hidupnya berantakan banget selepas kepergian sang istri. Namun karena suatu keajaiban, sang istri yang bernama Soo A (Son Ye Jin) tiba-tiba muncul dalam hidup mereka kembali tanpa ingatan atau memori tentang keduanya.

Selesai nonton film ini, gue langsung baper maksimal. Namanya maut kita nggak pernah tau kan ya, bisa datang kapan aja tanpa bisa kita prediksi. Dan gue sebagai istri dan seorang ibu, jadi kepikiran dong ya. Gimana kalo gue meninggal mendadak ya? Tanpa sempat berpamitan, nggak sempat mengajari Leon untuk lebih mandiri. Tanpa memberitahu suami apa saja polis dan tabungan yang keluarga kita punya, warisan yang mungkin turun untuk mereka berdua. 

I really can't imagine that 😭😭😭




Menceritakan tentang sepasang kekasih yang dipertemukan saat duduk di bangku SMA. Amanda Collier (Michelle Monaghan) seorang gadis cantik dan populer yang jatuh cinta pada seorang anak laki-laki yang pemalu bernama Dawson Cole (James Marsden). Keduanya dipisahkan oleh sebuah kecelakaan dan dipertemukan setelah 21 tahun kemudian.



Yang paling gue suka adalah alur maju mundur di film The Best of Me. Diperankan oleh 2 pasangan berbeda, Dawson dan Amanda muda serta Dawson dan Amanda setelah 21 tahun kemudian. Romantisasinya juga dapet banget sih, apalagi keduanya ternyata sama-sama nggak berubah hatinya. Meski ya masing-masing punya kehidupan sendiri. Imho, cerita di film ini nggak muluk sih karena ya high school sweethearts gitu ya kan.

Gejolak cinta masa remaja tapi waktu dipertemukan kembali setelah puluhan tahun, masih ada percikan-percikan dan koneksi satu sama lain. Sulit diungkapkan, tapi bisa terlihat dari bagaimana keduanya merasa sangat bergantung dan membutuhkan satu sama lain. 

Konflik dalam internal hubungan cintanya nggak terlalu berdampak sih sebenernya. Justru karena konflik eksternal, sehingga memisahkan keduanya. Makanya mungkin juga waktu keduanya dipertemukan lagi, ya mereka saling jatuh cinta lagi.


Kalo The Best of Me alur maju mundurnya dari karakter yang sama. Kalo di The Longest Ride ini, alur maju mundur dari 2 sejoli berbeda. Persamaan keduanya adalah sama-sama adaptasi novel karya Nicholas Sparks.

Luke Collins (Scott Eastwood) seorang penunggang banteng yang jatuh cinta pada Sophia Danko (Britt Robertson). Dalam sebuah perjalanan mereka menemukan sebuah mobil yang mengalami kecelakaan, di dalamnya terdapat seorang kakek tua bernama Ira (Jack Huston). Luke dan Sophia akhirnya membawa Ira ke rumah sakit dan menemukan sebuah kotak berisi surat-surat cinta yang ditulis untuk Ruth, almarhumah sang istri.



Selama menunggu Ira siuman di rumah sakit, setiap hari Sophia berkunjung dan membacakan surat-surat tersebut. Hingga suatu hari Ira terbangun dan hubungan mereka pun menjadi sangat akrab. Ira kemudian menceritakan kisah cintanya dengan Ruth, bagaimana Ia divonis mandul. Sementara Ruth sangat suka anak-anak tapi karena terlalu mencintai Ira, mereka akhirnya tetap memutuskan menikah.

Ruth akhirnya bekerja sebagai guru agar tetap bisa dekat dengan anak-anak. Suatu ketika Ruth menemukan seorang anak laki-laki dan berniat untuk mengadopsi tetapi proses adopsi yang sulit justru memisahkan Ruth dan anak tersebut. Ruth sempat mengalami depresi dan meninggalkan Ira demi petualangan dan berkeluarga, namun akhirnya Ruth kembali pada Ira dan mereka menghabiskan waktu bersama hingga maut memisahkan.

Di masa sekarang, saat Luke, Sophia dan Ira sedang bersama-sama mereka mendapat kunjungan dari seorang wanita yang merupakan istri seorang pria bernama Daniel, anak laki-laki yang dulu hampir diadopsi Ruth dan Ira. Cerita berakhir dengan kematian Ira tak lama sesudahnya dan segala harta kekayaan serta karya seni Ira dilelang. Namun, ada sebuah lukisan sederhana yang merupakan gambar dari Ruth dilelang dengan sangat murah.

Luke dan Sophia yang mengetahui cerita kisah kasih Ira dan Ruth tidak rela lukisan itu diambil orang dan memutuskan membelinya di pelelangan. Dimana ternyata lukisan sederhana tersebut mengubah cerita hidup Luke dan Sophia kemudian.



Nonton film ini tuh ya, gue ketar ketir setiap kali si Luke adu banteng. Kebayang banget lah perasaan si Sophia itu, was-was dan khawatir banget pastinya. Makanya Sophia mati-matian memaksa Luke meninggalkan profesinya karena Sophia sangat peduli dan tidak ingin kehilangan Luke.

Dan kisah cinta Ira dan Ruth, OMG. Nggak kebayang sih kalo Ruth itu gue, apa bisa ya segitunya mengalah pada mimpi dan harapan seumur hidup demi cinta. Salut banget karena keduanya mampu melewati rintangan dan kesulitan, tetap setia pada komitmen pernikahan meski tanpa kehadiran sosok anak. 

Ini gue tau di luar sana banyak pasangan yang masih membutuhkan perjuangan ekstra demi menghasilkan sang buah hati. Tapi point dari film ini adalah bagaimana kokohnya cinta satu sama lain mampu melawan setiap perkara dan memberikan kebahagiaan, tanpa melihat kekurangan dan cela satu sama lain. Maknanya dapetttt banget, ya nggak sih?? 

πŸ’›πŸ’›πŸ’›


Ada yang pernah nonton kelima film di atas juga nggak?  

Try watch these and share your thought later ya!



2 comments on "Romantic Comedy Movies You Need To Watch"
  1. Devil Wears Prada juara sihh filmnya. Sampe sekarang aku juga masih sering nonton ulang, sampai hapal dialognya hahahaha. Pas Andy berubah total gaya fashionnya kece banget ya. Sampe Miranda pun kagum diam2 hahaha. Soal makna cerita yang tersirat ada benernya sih. Baru belakangan ini pun paham maksud dari ceritanya. But overall, this is a great movie ❤

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya kan makna filmnya itu bikin nyesss hati...Anne Hathaway yg citranya princess diary, kekanak2an gitu tapi pas main di sini jadi modis gitu..gilaaa what a gorgeous woman

      Delete

Auto Post Signature

Auto Post  Signature
Back to Top