Find Me on Social Media

Things To Do in 2019 : Being Positive and Stop Overthinking

Thursday, 6 December 2018


Menyusun target untuk diri sendiri itu merupakan hal yang penting agar dapat meningkatkan potensi serta beraktualisasi menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Nggak usah muluk target-targetnya, yang penting sesuai dengan kemampuan. 

Manusia itu berproses, makanya pencapaian atas target itu merupakan kunci. Bagaimana kita berkomitmen, cara-cara apa yang harus disusun untuk mencapai target serta evaluasi apakah target tersebut worth the effort or should we do better?

Unlike the usual, target yang mau gue susun kali ini nggak mau terlalu ngoyo lagi. Karena sekalinya nggak ada yang tercapai, gue langsung down dan patah semangat. Mungkin masih efek bawaan burnout dan vertigo beberapa waktu yang lalu. Hingga membutuhkan waktu lebih lama dari perkiraan untuk sampe bener-bener pulih dan berhenti dari pengobatan.

So, this time I won’t make too much target. Self-healing and healthy minds gotta be my priority.



πŸ¦„ MENTAL HEALTH COMES FIRST

Not only Physical Health, but Mental Health is important as well. Supaya bisa menjadi pribadi yang lebih baik, ini harus jadi prioritas di 2019. Targetnya adalah MINIMAL vertigo nggak sampe kumat lagi. Capek banget itu si biang kerok datang dan pergi tiga tahun terakhir ini.


Load atau beban pikiran masing orang-orang itu kan bisa berbeda ya pastinya. Beban pikiran karena pekerjaan, rumah tangga maupun konflik dalam keluarga. Hal-hal ini lumrah dan nggak bisa diprediksi kapan saja bisa menerpa. Tapi yang bikin sulit adalah reaksi diri kita saat menghadapi masalah.

Ada orang yang bisa cuek aja meski banyak masalah. Ada yang bisa tetap ketawa ketiwi tapi di belakang orang, menangis diam-diam. Semua orang punya beban pikiran masing-masing. Respon terhadap masalah juga bisa beda-beda, entah itu cuek atau bersikap tegar.

Semua diterima dan diproses dalam otak kita, in small scale of load paling pusing-pusing dikit lah. But if the scale is multiply or even triply, the brain starts to burnout dan efeknya ya itu dia si vertigo. Sakit kepala yang disertai perasaan berputar-putar, dalam kasus yang berat disertai muntah.



Makanyaaaa, tahun depan target paling utama adalah menjaga kewarasan, mengurangi stress, nggak boleh overthinking dan akan lebih banyak meditasi atau mungkin akan ikut kegiatan pendalaman iman dan perbanyak ibadah supaya dapat siraman rohani. πŸ˜‡



πŸ¦„ READ MORE, WRITE MORE

Sejak punya anak, minat dan kemampuan gue baca buku itu downgrade banget. Kalo ditengok ya setahun ini lebih banyak drama korea yang ditonton daripada buku yang dibaca. 

Ya paling membaca berita dan artikel online gitu. Yang bener-bener berbentuk buku kayanya cuma 8-10 buku. Eh ini kalo termasuk bacain buku cerita anak ya! πŸ˜‚

Tahun depan mau lebih gencar lagi membaca buku. Termotivasi dari Puty Puar yang sampe memotivasi ibu-ibu untuk baca buku lewat @bbbbookclub (Buibu Baca Buku Book Club)

Tentu kesentil yaa dengan tagline mereka "Read a Chapter Instead". Kalo dipanjangin buat gue kedengeran seperti: read a chapter instead of watching those dramas and stalking online gossip geez😝



Baiklah! One book every two weeks! Two books a month. Harapannya dengan lebih banyak membaca buku akan mendapatkan lebih banyak insights. Jadi bisa sekalian menggali informasi dan ilmu baru sebagai bahan ngeblog. Semoga bisa ya. πŸ™


πŸ¦„ GO ON AN ADVENTURE

Ini sebenernya akan menjadi realita dalam tiga bulan. Tapi daripada pamali, ceritanya nanti aja kalo udah beneran kesampaian😁

Intinya sih lebih ke family trip tapi pengen lebih menantang. Misalnya, road trip ke Jawa Timur atau kalo memungkinkan lintas pulau. Meski udah emak-emak gini, jiwa petualang gue masih kental. Apalagi si Leon juga wild spirit banget. Mungkin turunan emaknyaπŸ˜…

Image source: pexels.com


πŸ¦„ SOFT SKILL DEVELOPMENT

Specifically, kursus menjahit. Atau nanti kalo ada rejekinya bisa kursus-kursus yang lain juga. Ini sebenernya wacana tahun 2018. Masih bertengger cantik di blog resolusi 2018 dan di agenda saja.

Baca: Resolusi 2018

Kursus menjahit ini jadi target karena belakangan lagi suka banget beli bahan dan jahit baju sendiri.....ke tukang jahit langganan. Tahun depan mau lebih serius dengan mengikuti kursus menjahit, beli mesin jahit dan latihan dengan giat.


Mudah-mudahan di tahun 2019 nggak menjadi wacana lagi. Dan kalo dikasih rejeki lebih, pengen ikut Brevet untuk belajar perpajakan. Jatohnya lebih ke sertifikasi sih, sebagai pelengkap pendidikan non formal. Bagus-bagusin CV (curriculum vitae) lah gitu, mana tau 2020 dapat kerjaan baru #eh πŸ˜‚


πŸ¦„ SAVE UP MORE MONEY

Tabungan pendidikan dan dana darurat mau lebih di perketat. Supaya targetnya bisa selesai lebih cepat. Meminimalisir pengeluaran yang nggak penting, apalagi belakangam ramai sekali harbolnas yang tak kunjung henti πŸ˜…

Pengeluaran tahun depan harus lebih terarah, beli buku dan untuk bayar kursus. Belanja baju sama skin care nanti kalo ada uang lebih aja. Ini kedengeran muluk apa nggak ya?? πŸ€”

Image source: pexels.com


πŸ¦„ GET MORE FIT AND CLEAN EATING

Yang ini pengen concern ke suami sebenernya. Tapi kalo dari gue nggak inisiatif dan mulai duluan, dia juga nggak bakal mulai berbenah pola makan. Padahal umur si Beey tahun depan kepala tigaaaa. Tapi masih doyan makan Mekdi dan Ke-ef-si. Duh!

Kalo soal olahraga sebenernya kita berdua termasuk rutin olahraga. Beey itu seneng main futsal dan bola lapangan gede. Gue masih rajin workout dari rumah dan nge-gym. Cuma pola makan kita berdua ini emang nggak beres.

Tahun depan harus mulai mengurangi junk food, jajan batagor pinggir jalan dan cemilan bermicin. Demi 2019 badan lebih sehat dan bugar πŸ’ͺ

Baca: Menerapkan Gaya Hidup Sehat pada Anak

πŸ¦„πŸ¦„πŸ¦„

Kalian udah pada sibuk menyusun target tahun 2019 belum? Ayo mulai evaluasi tahun ini sudah ngapain aja, apakah sejalan dengan target awal yang sudah direncanakan? Masih ada 21 hari menjelang berakhirnya 2018. Kalo masih keburu diselesaikan, mumpung belum garis akhir/finish.

Tahun depan kita buka lembaran baru. Dan mulai menyusun strategi untuk mencapai target yang baru. Let's counting to the end of the year guys!!!🍺🍺


10 comments on "Things To Do in 2019 : Being Positive and Stop Overthinking"
  1. Waah bener mbak, kesehatan mental itu ngga kalah pentingnya sama fisik, sayangnya masih banyak yang belum bener2 paham sama kesehatan mental masing2

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya masih banyak yang blm aware sama kesehatan mental..mgkn juga dianggapnya mental ga sehat itu = sakit jiwa..lah padahal dgn lebih aware dgn mental health kita bisa mengantisipasi dan berobat sebelum semakin parah..mudah2 an ke depannya semakin banyak yg aware sama hal ini 😊

      Delete
  2. Kok baca resolusi ini kayak baca resolusi diri sendiri ya mbak? ehehehe...emang kita harus pintar pintar jaga kewarasan...Saya juga orangnya overthinking dan mudah gelisah. Ahh, semoga tahun 2019 kita bisa jadi pribadi yang lebih baiikkk lagi. Aamiin. Semangat!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amin mbak..semangaaatt! semoga resolusi tahun 2019 bisa terpenuhi semua ya😊

      Delete
  3. 2019 mulai menyusun rencana mau trip kemana selanjutnya.

    ReplyDelete
  4. Aduh banyak banget nih goalsnya yang juga jadi targetku tahun depan! Setuju sejuta persen soal mental health comes first. Menurut aku, kalo soal health & wellness itu yang paling utama ya kesehatan mental. Kalau badan sehat bugar, tapi pemikiran stress juga, ya loyo-loyo juga kan jadinya? Makanya tahun depan aku berencana kepingin lebih waras dalam menjalani hidup hahaha

    Lebih banyak membaca dan menulis juga bener banget. Apalagi save up more money. Thank God aku udah inisiatif untuk mulai minimal living and save more money dari sekarang, jadi tahun depan tinggal melanjutkan dan mempertahankan aja, hihi. Soal soft skill development, aku juga kepikiran ingin ikut kursus menulis atau yang berbau digital marketing gitu...

    Btw, susah ih menjauhkan diri dari Mekdi dan Kaepci, since kentang goreng dan ayam goreng mereka comfort food aku banget :(((

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mbak Ruth kursus menulis lagi wowwww padahal skrg gaya tulisannya udah keren bangetttt..tapi gapapa sbg manusia ga bole cepet puas ya, tetap harus improvement dan berkembang..semoga terpenuhi ya mbak πŸ’™

      Delete
  5. Sama mbakkk, aku juga join book clubnya puty puar... hihihi.. ayo semangatt, targetku sih belum banyak, tapi biar ada peningkatan dari tahun 2018.

    Ya ampun, kebayang vertigo ngga enaknya, dan emang faktor terbesarnya dari pikiran yaa... soalnya dulu ibuku suka vertigo, terutama kalo lagi ga punya duit, hihhi

    ReplyDelete
  6. Eh kok aku baru tau nih book club-nya Mba Puty *langsung nengok*

    Banyak yang menjadikan self-care sebagai goal di tahun baru ya. Karena emang dua tahun belakangan ini banyak kejadian miris yang berhubungan dengan self-awareness, sih. Kesannya egois ya mementingkan diri sendiri gitu. Tapi aku yakin supaya bisa nolong orang lain, kita juga harus take care diri sendiri dulu, ya.

    Kalo soal hidup sehat, ini udah bukan resolusi tahunan sih, resolusi tiap hari! wkwkwk soalnya suka kebablasan apalagi udah ngidam junk food hiks

    ReplyDelete

Auto Post Signature

Auto Post  Signature
Back to Top