Find Me on Social Media

2018 Overview : Thank You, Next!

Monday, 31 December 2018


Thank You, Next (Next)! Thank You, Next (Next)! I’m so fuckin’grateful for my ex 🎵🎵

Siapa yang baca kalimat pertama tersebut sambil nyanyi? Ngacuuung…👆👆

Kalo kalian ada yang follow IG aku (kalo belum hayuk atuh di follow @janicedirga), kemarin baru saja gue share berita duka. Hape kesayangan gue yang baru nyicil tiga bulan, raib dicolong manusia yang mungkin lagi BU hingga nekat mengambil kepunyaan orang lain 😢

Sedih nggak usah ditanyaaaa, bahkan sampe kehilangan semangat dan nggak minat ngapa-ngapain. Gimana nggak, 2018 tinggal dua hari lagi berakhir tapi malah kena sial kaya begini.


Gara-gara hal ini pula, gue jadi merenung lagi. Tahun 2018 ini adalah TAHUN KEHILANGAN buat gue. Secara singkat aja gue jembrengin yaa overview 2018 versi gue.



TAHUN KEHILANGAN

Di awal tahun 2018, gue sempat mengalami kehilangan terberat karena anjing Pomeranian kesayangan gue meninggal di usia 6 tahun. Nggak ada tanda-tanda selain tubuhnya yang belakangan makin kurus dan susah makan. Tepatnya di 19 Januari 2018, sehari sebelum gue mengikuti Rakor di Bandung bersama tim FA (Finance Accounting) kantor.




Kemudian, di pertengahan tahun gue kehilangan nanny yang udah sangat gue percaya selama dua tahun menjaga Leon. Bersamaan dengan hari besar Idul Fitri, setelah pulang kampung doi nggak balik balik lagi karena mau mengurus saudaranya yang sakit di kampung.

Sempet berantakan banget pasca nggak ada nanny, bukan karena Leon terlalu nempel sama doi. Tapi justru gue terlalu mempercayakan semua pekerjaan domestik sehingga standar gue akan nanny pengganti/baru menjadi tinggi. Jadinya justru gue yang terlalu attach sama nanny lama bukan anak gue yang terlalu attach. Hal ini nggak baik guys, karena gue jadi nggak cocokan sama orang baru. Terlalu membanding-bandingkan hasil kerja si orang baru dengan nanny lama.

Padahal ya namanya juga orang baru, mana bisa sama persis cara kerjanya kaya orang lama kan. Biasanya gue tanpa harus menyuruh atau ngomong sampe berbusa-busa, orang udah tau apa yang harus dilakukan. Lah ini namanya orang baru, gue terlalu ekspektasi tinggi bahwa dia akan bisa mengerjakannya. Udah diajarin berkali-kali ada aja salahnya, jadi bikin keki.


Tapi perjuangan ketidakcocokan dan drama mencari nanny baru ini berakhir setelah bertemu Ncus Masha. Gue mulai adjust and lower my expectation, belajar menerima kekurangan orang baru ini. And turns out, everything went so good so far. So lesson learned ya moms, don’t attach too much with your nanny. Sekalinya ditinggal pulkam, patah hati euy 💔


Menjelang akhir tahun 2018, seperti yang udah gue sampaikan di awal. Gue kehilangan hape kesayangan, recently. Kenapa bisa hilang? Karena sepertinya udah diincar dari awal. Kemarin itu lagi jalan di mall bertigaan doang tanpa nanny. Nah, sementara Beey pergi ke supermarket, gue dan Leon muter-muter di suatu toko baju berduaan doang.

Singkat cerita, karena Leon lagi rungsing gara-gara nggak boleh beli kaos kaki yang ada gambar Paw Patrol-nya. Dia lari keluar toko sambil bawa-bawa tuh kaos kaki, sampe mesin detector di pintu masuk bunyi-bunyi.

Gue sampe harus keluar lari kejar-kejaran sama tuh anak. Itu posisinya gue masih pegang hape. Kemudian masuk dan bayar belanjaan, sambil nunggu si Beey datang baru kita capcus. Udah di luar toko gue mau nelpon ipar eh kok nyari hape udah nggak ada 😭😭

Langsung gercep connect Samsung Account dan Find My Phone. Lokasi masih di sekitaran Mall tapi begitu kita rang (telpon ke Samsung Account kita lewat fitur Find My Phone akan tetap berbunyi dengan suara maksimum meskipun hape dalam kondisi silent), eh lokasi langsung bergeser ke sebrang Mall. Sampe 10 menit kita kejar, akhirnya lokasi nggak ke detect lagi karena hape gue keburu out of range dan offline.

Akhirnya pasrah nggak akan kekejar lagi, gue langsung wipe out remotely data-data di hape. Karena ngeri sama data kartu kredit, transaksi perbankan dan data-data kantor pula. Nggak lupa untuk blokir nomor hape juga. 😭😭

Sedih kalo diinget apalagi tuh hape belum lunas, masih nyicil baru tiga bulan dan merupakan kado anniversary dari suamiiiiiii 😭😭

Tapi kata si Beey, udah lah harus direlakan supaya jadi berkah buat orang lain. Daripada diratapi dibawa sedih terus-terusan, nggak akan bikin hape nya balik lagi. Malah jadi merusak mood dan suasana, apalagi masih liburan gini kan masih kumpul sama keluarga. Dear you, my phone stealer! I wish you enjoy your time ya during this New Year holiday. Semoga berkah dan bermanfaat. Nggak mau doain yang jelek-jelek, anggaplah keteledoran gue sendiri.. Doa gue mah cuma satu, yang penting semoga tahun depan gue punya rejekinya bisa beli hape baru lagi :””)

PERTAMA KALI MENANG LOMBA BLOG

Awal tahun 2018, gue sempet menang lomba blog dari Mobil123. Hadiahnya mantap jiwa gan! Hahaha. Voucher MAP senilai sekian-kian yang pokoknya lumayan banget bisa beli mainan Leon di Kidz Station 😍


Pasca menang lomba itu gue makin semangat ngeblog dan gencar ikutan lomba yang hadiahnya jalan-jalan. Meski belum kesampaian menang lomba blog lagi, tapi setidaknya bikin semangat membara lah untuk rajin ngeblog.

Terbukti juga di akhir tahun 2018, gue berhasil menyelesaikan Blog Challenge One Day One Post (ODOP) dari Blogger Perempuan Network 🎉🎉

Ini pencapaian paling jumawa sepanjang karir gue ngeblog loh. Nggak pernah seniat itu nulis setiap hari sampe kejar tayang, pusing mikirin content dan sibuk blogwalking ke sana sini. Ternyata challenge ini bikin gue ketemu orang baru, kenal dengan blogger dari komunitas yang sama dan menambah wawasan tentang dunia blogging. So happy 💓


HARI PERTAMA SEKOLAH

Di tahun 2018, Leon resmi menjadi anak sekolah alias pelajar! Meski masih kelas Nursery tapi jadwal sekolahnya udah setiap hari. Jadi setiap pagi aktivitas gue bertambah, sebelum berangkat ke kantor gue harus mengantar Leon dulu ke sekolah.

Selama dua bulan pertama Leon sekolah, drama bangeeeeet! Ini kayanya belum pernah gue jembrengin di blog, cuma pernah curhat sekilas di IG ya. Jadi setiap pagi, Leon selalu menolak pergi sekolah. Kayak ada ketakutan gitu loh, gue kan sebagai emak baru punya anak gini jadi ikutan parno.

Tapi untungnya para guru di sekolahan sangat mendukung dan selalu membantu memberi masukan buat anak. Lambat laun mau juga si Leon sekolah.

Setiap hari ada progress lah, dari yang sebelumnya nangis ketakutan, nangis manja, nggak nangis tapi maunya ditemenin sampe masuk kelas. Sampe akhirnya bener-bener mau sekolah, sendiri tanpa harus ditemenin mama. It takes time, two months at least! Brace yourself moms yang tahun depan anaknya sekolah! Mana suaranyaaaaa…? 😂

AKHIRNYA LULUS TOILET TRAINING

Cerita seputar keberhasilan toilet training silakan dibaca di sini yaaa:


Ini merupakan pencapaian juga nih karena nggak terduga banget bisa lulus toilet training tahun ini. Karena kalo ngeliat perkembangannya tahun lalu sampe pertengahan tahun ini, nggak ada perkembangan berarti. Baru pas mulai sekolah itu lah si Leon tergerak dan mantap untuk lepas pospak.



TRAVELING WITH LEON (BERDUAAN DOANG)

Liburan bawa anak itu CAPEK. Liburan bawa anak tanpa suami dan nanny, alias cuma berduaan doang? LUAR BIASA CAPEK.


Kalo disuruh jalan berduaan Leon lagi sih gue menyerah! Nanti tunggu dia udah SD aja deh mungkin baru bisa dan sanggup. Kalo di usia balita gini, gileeee repot dan capeknya jumawa.

Untung banget di sananya ada driver yang siap membantu dan mengantar kita berdua. Jadi nggak pusing urusan kendaraan, nggak kebayang mikirin harus memesan online sambil ngemong balita…

Last but not least, EVERYONE IS HEALTHY AND HAPPY.

Kebahagiaan seorang ibu itu pasti lah ya kalo suami dan anak semua sehat dan bahagia. Bersyukur banget tahun 2018 semua sehat, nggak ada yang sakit sampai harus opname atau sakit yang parah banget sampe harus bulak balik RS. Meski tahun ini, Leon sempet bulak balik UGD karena tangannya keplitek pas main sama uncle nya.

Sempet rontgen tangan untuk memastikan nggak ada apa-apa, and Thank God, beneran nggak ada apa-apa. Cuma memar dikit, jadi dibalur salep sama parem aja. Sama paling gue yang sempet berobat vertigo, tahun ini vertigo gue parah banget. Sampe harus minum anti depressant dan obat tidur supaya istirahat bisa berkualitas dan relaks.

Selebihnya, gue rasa so far so good lah. Mudah-mudahan tahun depan bisa lebih baik lagi, karena namanya kesehatan dan kebahagiaan itu tak ternilai.

Makanya gue masukin resolusi 2019 paling utama adalah MENTAL HEALTH. My most powerful mantra for close up this year, and prepare for greatness next year: MENS SANA IN CORPORE SANO. Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat.


Vertigo kambuhan gue ini sudah menjadi alarm yang cukup kuat. Bahwa kesehatan fisik itu bersumber dari pikiran dan kejiwaan. Tahun ini load mental pressure memang berlebihan banget, dari pekerjaan, rumah tangga pasca ditinggal nanny, dan inferiority complex yang merajalela. Sungguh kombinasi ciamik kan bikin kesehatan mental gue terguncang hingga memicu datangnya si vertigo. 😂

Sebagai penutup, mari kita tutup 365 of 365 pages di 2018 ini dengan doa dan harapan akan hari-hari yang lebih baik lagi. Jangan lupa disertai usaha dan introspeksi diri juga ya! If you find good and bad things in 2018, remember that the good ones make you grateful meanwhile the bad ones make you learned your lessons. 

2018 Thank You, Next! Cheers to 2019!

10 comments on "2018 Overview : Thank You, Next!"
  1. Kehilangan emang paling nyebelin ya mbak.. Tapi tetep harus bisa mengambil hikmah (biar gak makin stress, hihihi) dan yang terpenting semoga semuanya sehat dan bahagia terus.

    ReplyDelete
    Replies
    1. amiiiin that's what matters benerrrr..yg penting semua sehat dan bahagia :")

      Delete
  2. Kehilangan anjing aku bisa relate banget. Tahun 2017 kita juga kehilangan peliharaan anjing pom yg udah 14 tahun, tau2 nggak nafsu makan juga terus pergi deh )): semoga kehilangan ini bisa langsung digantikan oleh YMK yaa, Jennn. Didoain tahun baru bisa dikasih rejeki hape baru lagi AMINNN.

    Happy New Year Janice and fam! Semogaaa tahun baru lebih keren lagi yaaa. Glad to know you too as a bloggwe friend 😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. awwww what a sweet word.. nice to know you too <3
      aminnn semoga menjadi berkah buat orang lain dan bisa belajar hikmah dari kehilangan2 itu :")

      Delete
  3. Tahun ini juga anakku baru mau masuk sekolah, mudah-mudahan gak kebanyakan drama deh ya. 😄

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihihi semangattt mbak zuzu, mudah2an ga ada drama masuk sekolah pertama ya :)

      Delete
  4. Yay selamat atas kemenangan lomba blog pertamanya. Mudah2an kedepannya makin sering menang ya! Overall, namanya juga hidup naik turun pasti ada ya mba. Semangat terus menjalani 2019.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya bener ya kaya naik roller coaster, kadang naik kadang turun :(
      aminnn semangat juga ya mbak menjalani tahun yg baru

      Delete
  5. kehilangan itu bikin hati sedih banget ya. Apalagi kalo kehilangannya krn dicuri sama orang. kesel, gondok sekaligus sedih.

    semoga dapet penggantinya ya mba. semoga 2019 lebih baik dan target nya juga tercapai. Amiin..

    ReplyDelete
    Replies
    1. aminnn mbak..mudah2 an jadi berkah deh utk pencurinya :")

      Delete

Auto Post Signature

Auto Post  Signature
Back to Top