Find Me on Social Media

Bucket Lists Before Going 30

Saturday, 15 December 2018



Sebelumnya gue pernah bilang kan bahwa manusia itu berproses. Sekarang mungkin nggak jago masak atau menjahit, tapi selama memiliki keinginan untuk terus belajar. Bukan nggak mungkin dalam satu atau dua tahun lagi, bisa menjadi seorang chef atau penjahit terkenal.


Pencapaian diri sendiri itu kuncinya ada di kita sendiri. Gue sendiri masih banyak cela dan kekurangannya. Masih banyak sekali potensi diri yang mau digali. Mumpung masih diberi kesehatan dan stamina yang mumpuni. Masih banyak sekali hal yang mau dipelajari dan diraih.



🚀 Thing I want to Achieve: Get My Self a Certified of Soft Skill Development

Tahun 2019, gue akan beranjak 27 tahun. Harapannya sebelum mencapai umur 30, gue pengen memperoleh sertifikasi dalam pendidikan non formal. Target yang paling diincar adalah Brevet. 

Brevet ini bisa membantu gue lebih memahami perpajakan Indonesia. Secara urusan pajak ini gue super blur, tapi setiap tahun harus ngurusin laporan pajak gue dan Beey.


Dan untuk develop soft skill pengennya antara kursus menjahit atau bahasa asing. Dulu target untuk belajar bahasa asing ini adalah belajar Mandarin bareng Beey juga. Mudah-mudahan nggak cuma sekedar wacana.


🚀 Place I want to Visit: Maldives

Image source: pexels.com


Sudah terkenal sebagai tempat bulan madu paling romantis sedunia. Pengen banget merasakan bulan madu kedua di sana. Selama ini maju mundur terkendala dana dan nggak tega ninggalin Leon. 

Dua tahun lagi kan Leon udah 5 tahunan, udah agak gedean dan semoga ada rejekinya bisa pergi berduaan aja.



🚀 Thing I want To Do: Get More Tattoo

In case you don't know, gue punya (baru) satu tattoo di pergelangan tangan kiri. Gambarnya rosario, untaian manik-manik sebagai salah satu simbol dalam agama Katolik.

Rosario ini bagi seorang Kristiani adalah sebuah doa yang Injili, inti doanya adalah renungan tentang Kristus. Jumlah manik dalam sebuah rosario yang asli lebih dari 150 manik. Tapi di tattoo gue cuma 15 manik.



Makna tattoo ini sebenernya sebagai reminder untuk selalu takut akan Tuhan. Dan betapa doa Rosario mewujudkan hampir semua permohanan. Tattoo ini gue buat tahun 2012, lagi puncak-puncaknya rebel sama orang tua dan mengalami pasang surut kehidupan dan sempat nyaris "lewat".

Next-nya mau bikin tattoo yang lain, udah dapat ancer-ancer sih mau gambar apa. Tapi karena belum serius bikinnya masih maju mundur banget. Mudah-mudahan sebelum beranjak 30 tahun bisa nambah satu atau lebih tattoo baru ✌✌


🚀 Thing I want to Learn: Baking

Proses paling nyata dalam hidup gue dalam lima tahun terakhir adalah MEMASAK. Waktu belum nikah gue mah boro-boro masak. Masuk dapur pas ngekos paling goreng kentang sama masak mie instan.

Sejak nikah apalagi punya anak, jadi dipaksakan belajar masak. Keadaan yang memaksa ini adalah karena ingin provide makanan sehat untuk keluarga. Bukan berarti makanan luar itu nggak sehat ya. Tapi sehat ini dalam arti aman dari pencetus alergi Leon.


Makanan yang gue masak mostly itu nggak mengandung telur, kacang dan micin. Nah, target berikutnya adalah bikin kue alias baking. Kasihan oven di rumah cuma jadi pajangan 😂


🚀 Thing I need To Do for Extra Money: Start my own business

Yup, you don't misheard. Dulu waktu kuliah gue sempet jalanin onlineshop, jualannya aksesoris handphone dan gadget. Jaman-jaman Aliexpress belum familiar di telinga netijen.

Sekarang e-commerce udah melejit begini, supplier gue bahkan bisa jualan langsung ke end customer. Jadi yang sengsara ya reseller-reseller model gue gini yang modal pas-pasan. Urusan harga udah pasti kalah saing lah, wong si supplier bisa jual dengan setengah harga lebih murah.


Merasa nggak lagi bisa bersaing di dunia jual beli online, akhirnya gue vacuum untuk waktu yang lumayan lama. Sekarang social media dan akun di Tokopedia isinya jualan preloved barang-barang Leon bayi 😅

Nah, sebelum beranjak 30 tahun gue pengen mulai berbisnis lagi. Sementara masih dikembangkan pelan-pelan, ya sebatas pekerjaan sampingan aja. Udah punya ide dan lagi mulai prepare business plan-nya nih. Target nya mid year 2019 udah rampung. Doakan yaa.

Yang ini nggak gue masukin personal target tahun depan, karena memang belum jadi apa-apa. Takut pamali. 

🎄🎄🎄

Well, overall that's it all. Masih ada beberapa Bucket List Before 30, tapi nanti dibikin series berikutnya aja deh. Kelihatannya kok nggak ada embel-embel mikirin anak ya. Jangan salah guys, justru hal-hal tersebut bertujuan untuk membangun diri gue menjadi pribadi lebih baik lagi. Supaya bisa menjadi sosok ibu yang bahagia dan waras.


Target bikin bisnis sendiri juga tak lain adalah supaya kalo bisa berhasil dan menghasilkan, artinya gue nggak perlu lagi kerja 8 jam di kantor kaya begini. Kalo bisa working from home, I believe that's every mother want to do. Sambil mengurus anak tapi tetap sambil "menghasilkan".

Kira-kira wishlist ini bisa terwujud apa nggak ya dalam tiga tahun lagi? Kalian ada yang sama kaya aku nggak? Apa pun impiannya, semoga bisa terwujud ya! Jangan lupa sertakan dalam doa juga. Ora et labora, berdoa dan berusaha! Ciao!
7 comments on "Bucket Lists Before Going 30"
  1. Wah jd terinspirasi buat develop soft skills juga 😀

    Biar jadi high quality emak2 😆

    ReplyDelete
  2. Poin pertama juga aku banget nih. Pengen pegang sertifikat non formal di bidang yang bisa mengasah soft skill. Pengennya sih yang berhubungan dengan kopi dan creative writing. Soal pengen punya bisnis sendiri, samaan juga nih hahaha kayaknya pengen ada bisnis sendiri yang bisa dijalanin bareng suami, cuma emang belom ketemu aja. Mudah-mudahan semua mimpi di atas bisa terwujud di waktu yang tepat yaa. Semangaaat! :D

    ReplyDelete
  3. Ternyata dirimu lebih muda 9 tahun dari aku, mbak 😱 *seketika kumerasa tua 😅 btw semoga semua keinginannya bisa terwujud yaa..aamiin..

    ReplyDelete
  4. Poin pertama juga Saya pengen banget nih. Oiya, gambar emojinya itu Saya naksir loh. Jual dong di Etsy, biar bisa Saya print jadiin sticker di planner 😊

    ReplyDelete
  5. Amin. Semoga semua terkabulkan. Mbaaak.. ❤️❤️❤️❤️

    ReplyDelete
  6. Semoga tercapai ya mbak, semangat teruus!

    ReplyDelete
  7. Wih semangaaat untuk rencana belajar perpajakan, bisnis, dan semua-muanyaaa! Banyak yang bilang 30 itu usia buat settle down, but actually it's never too late for something new, right? Dan aku pingin banget juga punya tato huhu tapi belom kesampean melulu..

    ReplyDelete

Auto Post Signature

Auto Post  Signature
Back to Top