Find Me on Social Media

Mimpi yang Tertunda: Menjadi Full Time Blogger

Thursday, 13 December 2018


Sebelum membahas lebih lanjut tentang pilihan menjadi Full Time atau Part Time Blogger yang bikin muter otak ini, mari kilas balik kenapa saya ngeblog.


Memang pada awalnya, aktivitas ngeblog ini adalah sebuah hobi dan penyalur emosi. Menulis itu bagai terapi karena dengan menulis gue bebas berekspresi.

Saat ini kalo boleh jujur, tentu gue ingin menjadikan blog ini berkembang bukan hanya sebatas tulisan penuh luapan isi hati. Tapi juga sebagai media untuk sharing dan berbagi informasi. Mungkin sesekali juga mencoba menginspirasi orang lain tapi bisa dihitung lah pakai jari.


Biarkan blog ini tetap menjadi tempat mencurahkan keluh kesah tanpa khawatir akan dihardik. Karena selain di blog, mau dimana lagi gue menulis panjang lebar sambil menyumpah serapahi para bodyshammer dan tukang nyinyir sana sini? 😁


Tapi di satu sisi, gue bukannya nggak mau mengubahnya menjadi sumber ladang duit. 

Di pemikiran gue, full time blogger itu artinya bagaimana kita tidak lagi hanya fokus menulis dengan tujuan berbagi. Tapi dengan disertai tujuan monetisasi atau sebagai sumber penghasilan utama. Tentu ranahnya bukan lagi sekedar tulisan di blog, tapi akan melebar hingga bagaimana kita mengambil minat audience di luar blog, misalnya dari follower social media.

Kadang ada perasaan iri kalo melihat kesibukan teman-teman blogger menghadiri event, gathering dan liputan. Yang kebanyakan acaranya jatuh di hari kerja atau weekdays. Gue biasanya cuma bisa manyun aja dari balik layar hape 😂

Berhubung saat ini gue masih bekerja dan terikat dalam suatu korporasi, karir yang masih mau gue perjuangkan ini pun masih sangat panjang perjalanannya. Rasanya belum sanggup melepaskannya dan banting setir menjadi full time blogger. Sekarang aja masih terseok-seok belajar menata diri dan menyeimbangkan kehidupan berkarir dan berumah tangga.

Jadi biarlah profesi full time blogger itu menjadi mimpi yang tertunda 😊

So, yea for me, a part time blogger it is.


Maka untuk bisa menjadi sosok blogger yang sesungguhnya, PR-nya adalah membenahi pribadi diri dulu. Sudah mampukah menjadi sosok yang inspiratif? Mampukah berpikir kritis dan melihat dari semua perspektif?

Semua profesi di muka bumi pasti ada tantangannya masing-masing. Nah, supaya bisa tahan banting sama challenge di depan mata nanti, gali dulu potensi dan cari motivasi untuk menjadi full time blogger.



Here I share with you some Blogging Tactics to help you motivate:

🌸 Positive Feedback

Sering-sering berinteraksi dengan para pembaca, seperti membalas komentar, blogwalking, bergabung dengan komunitas blog dan ajak keluarga atau teman dekat untuk membagikan tulisan. Dengan memperoleh dukungan lewat orang-orang terdekat dan pembaca blog kita jadi termotivasi dan bersemangat untuk terus menulis.

Ini berasa banget loh positive feedback yang gue peroleh dari suami, teman, keluarga dan teman-teman baru di komunitas bikin gue semangat ngeblog apalagi menjalani ODOP (One Day One Post) Blog Challenge dari BPN.
Jadi kepikiran mau coba cari Blogging Buddy, kaya Sassy Thursday-nya Kak Icha & Nahla atau GesiWindiTalk-nya Gesi dan Mbak Windi. Tapi ini masih target tahun depan sih kayanya, berbenah sama tulisan yang ada dulu sekarang. Eh tapi kalo ada yang punya pemikiran sama, boleh kali bisikin aku? 😂

Baca: Resolusi Tahun 2019

🌸 Get More Social / Networking

Manfaatkan semua social media yang kita punya untuk membagikan tulisan dan berinteraksi. Sering perhatiin nggak sih para selebgram itu engaged banget sama para followers-nya? Karena mereka menyuapi para pengikutnya dengan hal-hal yang baru setiap hari. Nah, sebagai blogger artinya harus pintar mencari peluang dan menggali informasi.

Baca: Expand Networking through Blogwalking

Biasanya topik atau ide mentah dilempar ke followers lewat fitur Question di Insta Story atau bisa juga di Facebook Page or Twitter. Dari situ tinggal jawab-jawabin deh pertanyaan-pertanyaan yang diajukan. Atau kalo menemukan pertanyaan seru untuk dibahas lebih lanjut, tinggal susun draft tulisannya.

Intinya sih, harus pintar memanfaatkan fitur yang ada di socmed untuk mencari inspirasi, menarik minat para pembaca serta menjalin interaksi secara dekat dengan orang lain.



🌸 Brainstorming to Get Ideas

Untuk mencegah terjadinya Blogging Block alias stuck nggak dapat ide dan nggak tau mau tulis apa. Paling penting untuk selalu melakukan brainstorming. Ide-ide itu nggak muncul dengan sendirinya, nggak bisa kalian mengharapkan ide itu datang hanya dengan tidur-tiduran sambal mengutuk diri sendiri.

Wake up and go to your nearest coffee shop. Open your browser and start googling- ANYTHING

Atau kalo mau gampang, pake fitur hashtag. Cari topik yang lagi trending di Twitter (Trending Topics). Berangkat dari situ biasanya jadi punya bahan untuk dicari tau dan dipelajari lebih lanjut.

Baca: Five Inspiring Indonesian Bloggers

Perbanyak membaca buku atau berkunjung ke blog orang itu termasuk brainstorming loh! Malah gue sering banget dapat ide dari Pinterest. Karena dari sana banyak hal-hal yang menarik untuk dibahas, dari sudut pandang dan perspektif/point of view kita.

🌸 Don’t Stop Learning

Last but not least, don’t forget that life is a never ending journey of learning. Pelajari lebih dalam tentang blog sendiri, siapa pembacanya, darimana asalnya, serta blog post mana yang paling laris manis. Untuk hal ini artinya harus pelajari tentang Google Analytics.

Kalo mau lebih menarik dan blog menjadi lebih ciamik, pelajari cara membuat tulisan dengan Infographic. Jangan males googling ada banyak informasi terkait infografis dan template-template yang disediakan gratis /freebies.


Kalo nggak ada hal baru yang dipelajari, sering kali kita jadi malas bawaannya. Karena kok ya udah upaya maksimal tapi hasilnya gitu-gitu aja. Itu namanya kalian belum benar-benar maksimal. Masih ada hal lain yang bisa dipelajari pasti, tinggal balik lagi sama diri sendiri. Mampu dan mau nggak untuk terus belajar?

💞💞💞

Beberapa hal di atas itu kalo dijalankan dengan serius, niscaya bisa selalu memotivasi dan jadi terus bersemangat untuk menulis dan menghasilkan konten-konten berkualitas. Pada akhirnya, jika sudah berbenah diri dan mantap melangkahkan kaki, menjadi full time blogger bukan lagi sebuah mimpi.

Ya apa iya? 😁😁
4 comments on "Mimpi yang Tertunda: Menjadi Full Time Blogger"
  1. Mantap mbaaaa, klo aku fulltime mom n part time blogger aja deh, semangats!

    ReplyDelete
  2. Feedback itu emang bisa jadi booster semangat ya kak :") apalagi kalau ada yang bilang kalau post ktia itu bermanfaat buat mereka. nyess rasanya

    ReplyDelete
  3. Eh eh eh... kita japrian yuks soal blogger buddy hoahahaha

    Aku setujuuu soal feedback. Makanya aku lumayan rajin balesin komen-komen karena seneng aja bisa interaksi dengan teman-teman blogger. Positive feedback itu bisa jadi pemacu kita untuk lebih semangat nulis ya. Yang nyinyir, hempas ajalah. Hahaha

    ReplyDelete

Auto Post Signature

Auto Post  Signature
Back to Top